iklan Penerimaan Mahasiswa baru universitas wisnuwardhana

Wisata Tebing Lingga, Destinasi Wisata Alam Terbaru di Trenggalek

  Dibaca : 58 kali
Wisata Tebing Lingga, Destinasi Wisata Alam Terbaru di Trenggalek

Memontum Trenggalek-Destinasi Wisata Tebing Lingga (WTL) yang ada di Kota Keripik Tempe kembali menjadi rujukan para wisatawan lokal maupun luar kota. Wisata Tebing Lingga (WTL) yang terletak di Gunung Lingga, Desa Nglebo Kecamatan Suruh Kabupaten Trenggalek ini menjadi alternatif rujukan karena menyuguhkan pemandangan indah dan alami.

Sesuai dengan namanya, Gunung Lingga, yang berarti gunung yang berbentuk batu padas menjulang dengan ketinggian 360 meter dari permukaan tanah ini menjadi satu – satunya wisata alam di Kabupaten Trenggalek.

Diketahui gunung ini memiliki keunikan yaitu bentuknya yang ramping dan menjulang tinggi. Keadaan alam di sekitar Gunung Lingga juga terlihat masih alami. Suasana pedesaan dengan udara yang bersih, air sungai yang jernih, menambah keindahan kawasan ini.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pemerintah Kabupaten Trenggalek, Joko Irianto mengatakan bahwa potensi alam yang ditampilkan Gunung Lingga sangat unik dan luar biasa.

Menurutnya, keindahan Gunung Lingga ini berbeda dengan gunung – gunung lain.

“Wisata Tebing Lingga ini memang tergolong unik dan jarang ditemukan,khususnya di Kabupaten Trenggalek. Bahkan di daerah lain pun juga tidak semuanya memiliki wisata semacam ini, ” ucap Joko, Selasa (27/3/2018).

Joko menerangkan, selain banyaknya spot untuk berfoto yang ditawarkan kepada pengunjung, kawasan ini didukung dengan air jernih yang mengalir melingkari lebar Gunung Linggo hingga 2 kilometer.

“Uniknya lagi ada air jernih di sungai yang melingkari gunung ini sehingga untuk mandi pun dijamin tidak berbau dan tidak kotor, ” imbuhnya.

Untuk dapat menikmati keindahan alam ini, pengunjung hanya dibebani biaya tiket masuk sebesar Rp 5 ribu rupiah.

Selanjutnya Dinas Pariwisata akan membantu Pokdarwis setempat dalam mengembangkan kawasan tersebut, terutama sarana toliet, parkir dan jalan masuk kawasan.

“Nanti kita akan lakukan pendekatan ke pihak yang berkompeten di anggaran, seperti pihak Forum CSR dan bantuan keuangan. Walaupun kami nanti akan juga membantu, ” pungkas Joko.

Terpisah, Ketua Pokdarwis WTL Desa Nglebo, Kecamatan Suruh, Fals Yudhistira menjelaskan, pihaknya tengah mengembangkan kawasan wisata Gunung Lingga dengan modal iuran dari pemuda setempat.

“Awalnya kami masyarakat setempat melakukan iuran seikhlasnya, hingga terkumpul uang Rp 600 ribu. Dari hasil iuran tersebut kemudian kami bersama – sama mengembangkan tempat wisata ini menjadi penataan spot selfie dan alhamdulillah sudah dapat membuat gazebo dan spot lainnya, ” tuturnya.

Lebih lanjut, Fals mengungkapkan adanya spot fasilitas makanan dan minuman yang disuguhkan kepada para pengunjung. Seperti makanan khas ala desa setempat yakni sayur lompong dan labu, yang dipadu dengan nasi thiwul berbahan dasar dari ketela yang dikeringkan atau biasa disebut gaplek.

Untuk para pengunjung yang ingin tinggal di WTL, pihaknya juga telah menyiapkan Home Stay di rumah-rumah penduduk yang ada di sekitar lokasi wisata. Diharapkan, pengunjung bisa betah merasakan kehidupan di desa dengan kuliner yang asli dari Desa Nglebo Suruh ini. (mil/nay)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional