iklan Penerimaan Mahasiswa baru universitas wisnuwardhana

Nikmatnya Durian Lokal Lumbang Dengan Susana Khas Pegunungan

  Dibaca : 30 kali
Nikmatnya Durian Lokal Lumbang Dengan Susana Khas Pegunungan
Para pengunjung yang langsung datang ke rumah durian untuk menikmati legitnya duian lokal Lumbang (pix)

Memontum Probolingg—Mungkin anda pengemar durian, tapi acapkali kecewa dengan tipu muslihat pedagang durian di pinggir jalan? Cobalah datang ke Desa Branggah, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo. Disini, aneka jenis durian segar bisa dipilih sesuka hati, bahkan, dapat memilih legitnya durian di pohon langsung! Menarik kan?.

 

Bagi anda penikmat durian, ada baiknya datang ke rumah Suwanti alias Ibu Samsul. Di saat musim durian seperti saat ini, rumah yang ia tempati bersama keluarga disulap menjadi istana durian.

Dengan pelayanan yang ramah dan layaknya rumah sendiri, setiap pengunjung dimanjakan dengan aneka jenis varian durian. Seperti durian jenis kasur, mentega, bidadari, montong, durian lokal, hingga durian merah. Harganya cukup variatif antara Rp. 30 ribu hingga Rp. 100 ribu tergantung besar dan jenis duriannya.

Tak perlu khawatir salah pilih, sebab ada yang akan memilihkan durian. Jadi tahu mana yang benar-benar matang untuk dinikmati. Bisa langsung dari pohon.

Bahkan, jika kurang enak atau rusak sedikit, durian itu dapat dikembalikan lagi. Pembeli pun mendapat ganti durian baru tanpa membayar kembali.

 

“Duriannya worked gitu loh, jadi kita gak rugi datang kesini meski jalannya sempit. Kita tadi waktu nyampai, ditawari berbagai varian durian. Pertama buka tadi kurang mateng, kemudian diganti dengan yang matang dan lezat, tanpa membayar lagi. Beda kalau kita membeli di pinggir jalan, kita tetap membayar meski buahnya gak bagus,” ujar Cynthia Putri Alifah, mahasiswa asal Malang.

 

Usaha rumahan ini, mampu menghabiskan sekitar 500-800 buah durian per hari. Sedangkan di akhir pekan, jumlah sebanyak 2.000 butir durian, bisa ludes diborong pecinta raja buah ini. Omsetnya, mampu menghasilkan puluhan juta rupiah per minggunya.

 

“Kuncinya adalah buah yang dipetik adalah buah yang benar-benar matang. Selain itu, ada garansi jika buah rusak diganti dengan buah yang lain. Sehingga pelanggan tidak kecewa untuk datang kesini. Selain itu, kami juga mempromosikan melalui media sosial dan promosi dari pelanggan yang sudah datang ke sini,” tutur pemilik Istana Durian, Suwanti Samsul kepada momentum.com.

 

Anda penasaran mencicipinya? datang saja langsung ke Lumbang. Cukup mudah, karena lokasi ini hanya sekitar 3 kilometer dari jalur wisata Bromo via Tongas-sukapura. (pix/yan)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional